Kamis, 06 Maret 2014

Cara Menginstal Linux Ubuntu 12.04

 Cara Install Ubuntu 12.04 LTS (Precise Pangolin)
1. Masukkan CD Ubuntu installernya, lalu restart komputer.
2. Atur agar booting dari CD/DVD.
3. Setelah Ubuntu telah boot, Anda akan disajikan dengan layar yang terlihat seperti ini:
 
Yaitu Anda akan disajikan dengan menu dengan pilihan untuk memilih sistem operasi setiap kali Anda menyalakan komputer Anda.
Setelah selesai mengisi, Klik “Continue”.
Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda, Selamat Mencoba …

4. Klik Install Ubuntu untuk menginstal. Kemudian akan muncul tampilan seperti ini:
Centang kedua kotak, ini tujuannya untuk menginstal semua pembaruan ketika menginstal, yaitu pembaruan seperti, Music Player, Video Player dll, karena defaultnya ubuntu gak ada music playernya, jadi harus update sendiri lewat ubuntu software center.
Anda juga harus memiliki minimal 4.5GB ruang kosong yang tersedia, jika tidak maka Anda tidak dapat dilanjutkan. jika di centang(untuk pembaruan) harus tersambung dengan internet, tapi jika gak ada koneksi, tidak dicentang juga gak papa. tetapi Anda tidak akan bisa mendapatkan update, atau sembarang paket bahasa yang mungkin anda butuhkan.
5. Selanjutnya Anda bisa memilih cara untuk menginstal ubuntunya:
Disini saya mempunyai komputer yang masih kosong belum, belum ada Operating Systemnya, sehingga saya dapat memilih untuk menggunakan seluruh disk.
Atau anda dapat menentukan partisi secara manual (Something Else). Dan anda juga dapat Memilih untuk Dual Boot atau menginstal bersama windows(jika komputer sudah terinstal windows). Ini akan kita bahas pada pertemuan berikutnya.
Jika sudah memilih cara penginstalan, Klik “Continue”.
6. Lalu Anda akan disajikan dengan layar konfirmasi, seperti ini:
Klik “Install Now” untuk memulai instalasi.
Anda akan ditanya beberapa pertanyaan dalam satu detik tentang di mana Anda, apa nama Anda, dan bagaimana Anda ingin komputer Anda mengatur. Ini adalah untuk pengaturan waktu, nama pengguna, dan folder home.
Where are you?
Pilih lokasi Anda dengan mengklik di peta. Hal ini untuk memilih zona waktu anda dan daerah anda.
Keyboard Layout
Pilih saja Defaultnya English(US) atau sesuaikan dengan keyboard anda.
Who are You?
Silahkan isi dengan memasukkan user name, nama pengguna, password sesuai yang anda inginkan.
Silahkan Duduk sambil ngopi untuk menikmati tayangan slide tentang Ubuntu, semua gratis, full-versi software yang Anda miliki, dan seberapa besar itu adalah untuk menginstal Ubuntu 12,04 LTS (Precise Pangolin).

Pengertian dan Sejarah Linux


pengertian, kelebihan, distro linux

Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai.

Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis. 

Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make.

Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). 

Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.

Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai.
Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis. 

Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make.

Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). 

Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.

Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis. 
Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make.

Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). 

Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.

Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make.
Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). 

Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.

Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). 
Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.

Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”. Pada 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh.
Perkembangan Linux
Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU. Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.

Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakandistribusi Linux. 

Lisensi perangkat lunak bebas yang paling umum, GNU GPL, adalah sebuah bentuk copyleft, dan digunakan oleh kernel Linux dan komponen-komponen dari proyek GNU. Sistem Linux berkaitan erat dengan standar-standar POSIX, SUS, ISO dan ANSI. Akan tetapi, baru distribusi Linux-FT saja yang mendapatkan sertifikasi POSIX.
Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakandistribusi Linux. 

Proyek-proyek perangkat lunak bebas, walaupun dikembangkan dalam bentuk kolaborasi, sering dirilis secara terpisah. Akan tetapi, dikarenakan lisensi-lisensi perangkat lunak bebas secara eksplisit mengijinkan distribusi ulang, terdapat proyek-proyek yang bertujuan untuk mengumpulkan perangkat lunak-perangkat lunak tersebut dan menjadikannya tersedia dalam waktu bersamaan dalam suatu bentuk yang dinamakandistribusi Linux. 
Distributor Linux
Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).

Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dansistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.

Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux. Beberapa contoh distribusi linux adalah RedHat, Debian, Slackware, SuSE, Mandrake, WinLinux dan lain sebagainya.

Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program).
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dansistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.

Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux. Beberapa contoh distribusi linux adalah RedHat, Debian, Slackware, SuSE, Mandrake, WinLinux dan lain sebagainya.

Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor). Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukan-GNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari BSD dansistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka grafis (GUI) yang umum untuk Linux.
Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux. Beberapa contoh distribusi linux adalah RedHat, Debian, Slackware, SuSE, Mandrake, WinLinux dan lain sebagainya.

Distribusi Linux memiliki perangkat lunak sistem dan aplikasi dalam bentuk paket-paket dan perangkat lunak yang spesifik dirancang untuk instalasi dan konfigurasi sistem. Perangkat lunak tersebut juga bertanggung jawab dalam pemutakhiran paket. Sebuah Distribusi Linux bertanggung jawab atas konfigurasi bawaan, sistem keamanan dan integrasi secara umum dari paket-paket perangkat lunak sistem Linux. Beberapa contoh distribusi linux adalah RedHat, Debian, Slackware, SuSE, Mandrake, WinLinux dan lain sebagainya.
Kemampuan LINUX
2. Multiprocessor
3. Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan
4. Background
5. MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
6. Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
7. Local dan Network File System
8. Security, login dengan password, ownership, group
9. X-Window System

Nah itu tadi penjelasan singkat mengenai Sistem Operasi Linux yang dirangkum dari berbagai sumber di Internet. Semoga saja bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Nah itu tadi penjelasan singkat mengenai Sistem Operasi Linux yang dirangkum dari berbagai sumber di Internet. Semoga saja bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.
Nah itu tadi penjelasan singkat mengenai Sistem Operasi Linux yang dirangkum dari berbagai sumber di Internet. Semoga saja bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Linux (diucapkan lɪnÉ™ks atau /lɪnÊŠks/) adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.

Perbedaan utama antara Linux dan sistem operasi populer lainnya terletak pada kernel Linux dan komponen-komponennya yang bebas dan terbuka. Linux bukan satu-satunya sistem operasi dalam kategori tersebut, walaupun demikian Linux adalah contoh terbaik dan terbanyak digunakan. Beberapa lisensi perangkat lunak bebas dan sumber terbuka berdasarkan prinsip-prinsip copyleft, sebuah konsep yang menganut prinsip: karya yang dihasilkan dari bagian copyleft harus juga merupakan copyleft.
Sebuah distribusi Linux, yang umum disebut dengan "distro", adalah sebuah proyek yang bertujuan untuk mengatur sebuah kumpulan perangkat lunak berbasis Linux dan memfasilitasi instalasi dari sebuah sistem operasi Linux.
1. Multiuser

Dasar dasar mempelajari struktur data

ABSTRAK
Berbicara tentang struktur data, maka kita tidak bias terlepas dari yang namanya bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman yang banyak dipelajari untuk pemrograman dasar adalah bahasa Pascal. Dalam tulisan saya ini saya akan membahas tentang konstanta, variable, dan tipe data yang biasa digunakan pada bahasa Pascal.
BAHASAN
Dalam istilah ilmu komputer, sebuah struktur data adalah cara penyimpanan, penyusunan dan pengaturan data di dalam media penyimpanan komputer sehingga data tersebut dapat digunakan secara efisien.

Dalam teknik pemrograman, struktur data berarti tata letak data yang berisi kolom-kolom data, baik itu kolom yang tampak oleh pengguna (user) atau pun kolom yang hanya digunakan untuk keperluan pemrograman yang tidak tampak oleh pengguna. Setiap baris dari kumpulan kolom-kolom tersebut dinamakan catatan (record). Lebar kolom untuk data dapat berubah dan bervariasi. Ada kolom yang lebarnya berubah secara dinamis sesuai masukan dari pengguna, dan juga ada kolom yang lebarnya tetap. Dengan sifatnya ini, sebuah struktur data dapat diterapkan untuk pengolahan database (misalnya untuk keperluan data keuangan) atau untuk pengolah kata (word processor) yang kolomnya berubah secara dinamis. Contoh struktur data dapat dilihat pada berkas-berkas lembar-sebar (spreadsheet), pangkal-data (database), pengolahan kata, citra yang dipampat (dikompres), juga pemampatan berkas dengan teknik tertentu yang memanfaatkan struktur data.
Dalam mempelajari struktur data hal-hal awal yang perlu kita ketahui adalah tentang konstanta, variable, dan tipe data. Nah dalam bahasan ini saya akan membahas tentang ketiga hal di atas.
Konstanta
Dalam membuat suatu program, kita perlu menggunakan konstanta agar program kita bisa lebih mudah diperbaiki jika ada suatu kesalahan yang kita buat. Dengan menggunakan konstanta kita bisa memberikan nama yang mudah dimengerti dan dipahami untuk bilangan numerik yang sangat kompleks. Konstanta dideklarasikan pada awal program dan dideklarasikan dengan kata baku const. Pada pemrograman dengan Pascal dideklarasikan sebelum blok begin-end program utama. Bentuk umum dari konstanta adalah:

Cnst
namakonstanta1 = nilaikonstanta1;
namakonstanta1 = nilaikonstanta1;
namakonstantaN = nilaikonstantaN;

contoh konstantanya adalah:
const
maximum =100;
luas lingkarn = pi*radius;
pi = 3,14;

sesuai dengan namanya “konstanta”, maka nilai dalam konstanta selalu konstan atau tetap dan kita tidak dapat merubah nilai dari konstanta pada saat program sedang dijalankan.
Variabel
Variabel adalah lokasi di memori yang kita siapkan dan kita beri nama khas untuk menampung suatu nilai dan atau mengambil nilai kembali tersebut. Bentuk umum dari variable adalah:

Var
NamaVariabel1,
NamaVariabel2,
……………….
NamaVariabel1N : TipeData1;
NamaVariabel1,
NamaVariabel2,
NamaVariabelNN : TipeDataN;

Contoh dari variable adalah:
Var
Nilai1,
Nilai2,
Nilai3 : byte;
Nama : string(20);
Totaldata : integer;

Tipe Data
Dalam tulisan ini yang akan dibahas adalah tipe data sederhana.

Tipe Data Sederhana
Pascal sudah memiliki dan memnyediakan beberapa tipe data sederhana yang sudah siap kita pakai. Tipe-tipe data yang sudah disediakan Pascal adalah:
* Integer
* Boolean
* Real
* Karakter
* String

Baiklah mari kita bahas satu per satu tipe data ini.
Integer
Integer adalah tipe data nilainya merupakan bilangan bulat dan teerbagi atas beberapa macam. Berikut ini adalaha tabelnya:

TypeRangeUkuranFormat
ShortIn
Integer
LongInt
Byte
Word
-128…127
-32768..32767
-2147483648..2147483647
0..255
0..65535
1
2
4
1
2
Signed 8-bit
Signed 16-bit
Signed 32-bit
Unsigned 8-bit
Unsigned 16-bit
Boolean
Boolean digunakan untuk merepresentasikan logika. Bolean hanya dapat bernilai True(1) dan False(0). Di bawah ini adalah beberapa tipe data Boolean:
TypeRangeUkuran
Boolean
ByteBool
WordBool
LongBool
Byte-sized
Byte-sized
Word-sized
Long-sized
1 (8bit)
1 (8bit)
2 (16bit)
4 (32bit)
Real
Real biasanya digunakan untuk merepresentasikan nilai pecahan. Jenis-jenis tipe data real seperti pada tabel berikut ini:
TypeRangeUkuranDigit
Real
Single
Double
Extended
Comp
±2.9×10-39..1.7×1038
±1.5×10-45..3.4×1038
±5×10-324..1.7×10308
±3.4×10-4932..1.1×104932
±9.2×1018..9.2×1018
6
4
8
10
8
11-12
7-8
15-16
19-20
19-20
Karakter
Tipe data karakter hanya dapat menampung satu karakter saja dan mengalokasikan satu byte memori. Bentuk umum dari tipe data karakter adalah:

Var
: char;

Berikut ini contoh dari penggunaan tipe data karakter:
Var
Kalimat : string;
Nama : string(20);
String : string(30);

String
String adalah tipe data gabungan(array) dari karakter sebanyal 256 karakter. Bentuk umum dari string adalah:

Var: string;
Berikut ini adalah contohnya:
Var
Nama : string(20);
Alamat : string(30);

Itulah beberapa tipe data sederhana yang sudah disediakan oleh Pascal dalam bahasa pemrograman Pascal. Namun ada juga tipe data lain yang elemennya kita sebutkan satu persatu. Tipe data ini adalah tipe data Enumerasi. Bentuk umum dari tipe data enumerasi adalah:
type : (elemen1, elemen2, elemen3….elemenN);
contohnya:
type
binatang = (anjing, kucing, ayam, babai);

Demikian sedikit penjelasan saya tentang dasar-dasar struktur data dengan menggunakan Pascal. Semoga bermanfaat untuk memandu anda dalam mempelajari struktur data dan pemrograman.
Referensi:
Sanjaya, Dwi: Bertulang Dengan Struktur Data di Planet Pascal: 2005: Graha Ilmu.
Kumalasari, Erni: Modul Struktur Data

Kata Kunci

belajar struktur data, pelajaran struktur data, struktur data pascal, cara membuat struktur data, tentang struktur data, Contoh program sederhana dalam pembuatan struktur data, Sebutkan 4 istilah pada struktur data, sebutkan jenis2 field dari data KTP, Sebutkan jenis-jenis struktur CSS, Sebutkan jenis jenis tipe data Pada pascal.

Mengkomplikasi dan menjalankan program JAVA

Bahasa pemrograman Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang paling banyak diminati. Selain gratis (open source), bahasa Java juga tidak memerlukan lingkungan pengembangan (IDE) khusus sehingga Anda dapat mengetik kode program Java di teks editor seperti Notepad, Notepad++ atau text editor lain. Bahasa pemrograman seperti Visual Basic, Visual Foxpro, Delphi dan beberapa yang lain bersifat komersil dan mempunyai lingkungan pengembangan tersendiri. Untuk membuat program Java yang executable, Anda cukup melalui tiga langkah atau tahapan yaitu:
  1. Menulis kode program Java (bisa menggunakan Notepad, Notepad++ atau yang lain).
  1. Mengkompilasi (compile) file kode sumber (source code) yang berekstensi .java.
  1. Menjalankan (run) file bytecode yang berekstensi .class.
Berikut ini adalah contoh program Java sederhana bernama Sapaan yang menampilkan teks atau string "Selamat Datang Java" di jendela Command Prompt (dulu Dos Prompt). Kode program Java ini ditulis menggunakan text editor Notepad++, dikompilasi dan dijalankan di jendela Command Prompt.Tulis kode program di Notepad atau Notepad++, beri nama file dan juga sertakan ekstensi .java (misalnya Sapaan.java) dan simpan di direktori, misalnya, c:/hindro/javasc.?
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
// Nama file : Sapaan.java
// Program sapaan sederhana
public class Sapaan {
    
   public static void main(String[] args) {
   
      System.out.println("Selamat datang Java");
   }
}
Buka jendela Command Prompt bawaan Windows, rubah folder sesuai tempat penyimpanan file Sapaan.java (c:/hindro/javasc), dan kompilasi dengan mengetikkan javac Sapaan.java

Apabila tidak ditemukan kesalahan (error) pada kode program, kompilasi di atas akan menghasilkan file dengan nama sama dan berekstensi .class (Sapaan.class). File berekstensi .class ini disebut dengan bytecode dan akan disimpan secara otomatis di direktori yang sama dengan file Sapaan.java. Apabila dibuka, isi file ini tidak dapat dimengerti oleh manusia dan hanya bisa dijalankan oleh mesin komputer. Untuk menjalankan (running) program tersebut (Sapaan.class), ketikkan perintah java Sapaan di jendela Command Prompt.


Hasil menjalankan program ini adalah kalimat "Selamat Datang Java" (baris kedua). Selain menggunakan Notepad++ untuk menulis kode program Java dan Command Promt untuk mengkompilasi dan menjalankan program, Anda juga dapat membuat program Java di lingkungan pengembangan terintegrasi (Integrated Development Environment|IDE) seperti NetBeans, Sun ONE, Eclipse atau JBuilder (tiga pertama gratis dan satu terakhir berbayar). Di IDE, penulisan kode program, mengkompilasi, dan menjalankannya dapat dilakukan sekaligus dalam satu area pengembangan.